Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pemkot Mataram Kurang Sigap Atasi Potensi Jalan Longsor di Dasan Agung

Jumat, 28 Agustus 2026 | Agustus 28, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-28T14:42:20Z

Ilustrasi AI. Jalan retak di tepi kali akibat tanggul ambrol yang berisiko longsor.



RUAS JALAN aspal di pinggir kali Jangkuk yang berpotensi longsor sudah terlihat sejak Desember tahun lalu. Namun baru pekan ini dilakukan asesmen risiko (landslide risk assesment) oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram.

Padahal menurut warga Kelurahan Dasan Agung, lokasi sekitar jalan retak, kemungkinan longsor sudah tampak sejak awal setelah ada tanggul yang pecah akibat hujan deras akhir 2025 lalu. Waktu itu Mataram diguyur hujan terus-menerus dengan intensitas tinggi.

Menurut warga, sebagaimana dikutip media, risiko longsor sudah terdeteksi meskipun waktu itu belum mengalami retak yang terlihat dengan jelas seperti sekarang. Saat ini ada bagian tertentu yang bahkan tanahnya sudah mengalami penurunan. 

Asesmen risiko pun baru dilakukan di sejumlah titik saja. Hal itu diungkap sendiri oleh Kepala Dinas PUPR Kota Mataram Lale Widiahning kepada wartawan.

"Asesmen sudah kami lakukan tapi belum menyeluruh. Konsep konstruksi belum bisa dipastikan sebelum ada hasil asesmen final.," kata Lale Widiahning, Jumat (28 Agustus).

Lale juga tidak dengan pasti menentukan target waktu asesmen. Dia hanya mengatakan bahwa jika selesai dalam waktu dekat, anggaran penanganan akan diajukan melalui APBD Perubahan tahun ini. Jika tidak, pembiayaan baru bisa diajukan tahun 2027.

Dia menjelaskan juga bahwa penanganan awal saat dahulu tanggul ambrol sudah dilakukan dengan pemasangan bronjong sepanjang 50 meter. Bronjong dipasang sebagai pengganti tanggul karena dinilai lebih kuat akibat banyak sumber mata air di sekitar tanggul yang pecah.

×
Berita Terbaru Update