Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Gawat...! Ini yang Terjadi Jika TPA Kebon Kongoq Ditutup Tanpa Solusi

Selasa, 25 Agustus 2026 | Agustus 25, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-28T05:33:13Z
Foto ilusrasi wanita panik dengan background sampah yang menggunung. FOTO AI.


DAMPAK penutupan TPA Regional Kebon Kongok jika kapasitasnya habis total tanpa ada lahan atau teknologi pengganti adalah terjadinya krisis sampah parah yang langsung melumpuhkan sistem kebersihan di Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat.

Desember mendatang TPA Kebon Kongoq yang digunakan warga Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat bakal ditutup.

Hal itu terjadi akibat batas usia TPA regional yang digunakan warga Mataram dan Kabupaten Lombok Barat itu diprediksi mengalami kejenuhan total dan penuh pada akhir tahun ini.

Jika antisipasi yang dilakuan dinas terkait belum bisa dilaksanakan, ini yang akan terjadi.

Terjadi dampak operasional dan krisis sampah di mana ledakan sampah di TPS Kota Mataram lebih dari 10.000 ton berpotensi tertahan dan menumpuk di Tempat Penampungan Sementara (TPS) kelurahan karena tidak bisa dibuang ke TPA.

Bakal terjadi overload di Depo Utama. Yakni fasilitas seperti TPS Sandubaya akan memikul beban ekstrem yang memicu antrean truk hingga ratusan meter dan waktu tunggu buang sampah hingga berjam-jam.

Selain itu pembengkakan biaya penanganan akan melonjak dratis jika terpaksa memindahkan pembuangan ke daerah alternatif lain seperti TPA Pengengat di Lombok Tengah, Pemkot harus menanggung lonjakan biaya BBM dan pemeliharaan armada truk.

Dampak Lingkungan dan Kesehatan MasyarakatTerjadi pencemaran lingkungan akaibat penumpukan sampah di pinggir jalan dan depo dalam kota yang memicu aroma menyengat. Adanya perkembangbiakan belatung/ vektor penyakit, serta risiko pencemaran air lindi ke tanah dan sungai terdekat.

Gangguan Kesehatan Warga di sekitar tumpukan sampah berisiko tinggi mengalami penyakit kulit, gangguan pernapasan, diare, hingga infeksi saluran pencernaan.

Antisipasi yang Sedang BerjalanUntuk mencegah dampak buruk tersebut, Pemerintah Provinsi NTB bersama Pemkot Mataram dan Pemkab Lombok Barat kini sedang mempercepat penggabungan Landfill 1 dan 2 Kebon Kongoq.

Termasuk juga memanfaatkan jalan akses dalam TPA untuk memperpanjang napas operasional hingga 2 tahun ke depan.

Selain itu dilakuan optimalisasi TPST dengan memaksimalkan pemilahan di tingkat hulu seperti di TPST Sandubaya agar volume sampah yang perlu dibawa ke landfill berkurang drastis.

×
Berita Terbaru Update